Namaku Ferryn Rizqia Ramadhan, aku adalah anak pertama dari dua bersaudara. Aku tinggal di daerah Cibiru. Ayahku adalah seorang pegawai negeri sipil, sedangkan almarhum Ibuku dulunya bekerja diperusahaan besi milik kakekku. 20 tahun yang lalu aku lahir, tepatnya di Kota Bandung daerah Cijerah. Masa kecilku aku lalui dengan sangat bahagia, dari kecil aku sangat menyukai mainan mobil-obilan, aku mengoleksinya banyak sekali. Saking banyaknya mainan mobilku, ayahku sampai harus membeli lemari khusus untuk mainan mobilku. Pada usiaku yang ke 5 tahun aku mulai bersekolah di TK Negeri Pembina Bandung. Saat masih TK, aku mulai memiliki banyak teman dan sering bermain berlari-larian disekolah bersama mereka. Saat dikelas pasti seluruh badan telah dipenuhi oleh keringat, tapi saat tk aku masih semangat untuk belajar meskipun telah berkeringat.

Saat usiaku menginjak 7 tahun, aku melanjutkan sekolah di SD Laboratorium UPI Kampus Cibiru. Hari pertama aku masuk sekolah, aku duduk di kelas 1E dan disana aku bertemu dengan wajah-wajah yang tidak familiar dimemoriku. Awalnya aku dan mereka masih malu-malu hingga akhirnya berkenalan dan bermain bersama. Tahun ke tahun dilalui, teman semakin bertambah banyak, kadang kami saling mengunjungi antar rumah untuk bermain playstation 1 yang dikenal sangat seru pada zamannya. Tidak jarang juga kami bermain sepakboka dan sepeda bersama. Tidak terasa waktu berlalu, aku sekarang berada pada tingkat terakhir disekolah dasar. Pada saat itu, aku mengikuti kursus ganesha untuk persialan menghadapi UN, selama kurang lebih 1 tahun mengikuti kursus, akhirnya aku menghadapi UN bersama teman-teman seangkatanku. Setelah UN tentu aku dan teman teman menunggu hasil UN kami. Hasil UN tidak langsung keluar, kita harus menunggu sekitar beberapa minggu. Akhirnya hasil yang ditunggu keluar, sangatlah memuaskan, teman-teman juga lulus semua.

SMP 13 Bandung, itulah jenjang selanjutnya, pendidikanku setelah lulus SD dilanjutkan ke salah satu SMP favorit yang ada di Bandung tersebut. Disana tentu menemukan banyak teman baru, juga lingkungan baru, pada saat itu aku bersekolah di Buah Batu yang jaraknya lumayan jauh dari rumahku di Cibiru. Disini aku mulai mendapati pelajaran-pelajaran yang sulit. Tetapi dengan berusaha, aku bisa menghadapinya. Hingga akhirnya tidak terasa 3 tahun berlalu, aku harus menghadapi yang namanya UN lagi, UN kali ini bertujuan untuk melanjutkan ke jenjang SMA. Seperti biasa, setiap setahun menjelang UN aku mengikuti kursus, kali ini aku mengikuti kursus di SSC lokasinya tidak jauh dari SMP ku. Setelah setahun kursus, aku mengikuti UN yang rasanya lebih menegangkan dari saat SD, selain karena pelajaran yang lebih sulit, UN nya pun terdiri dari beberapa paket soal. Tapi dengan doa dan usaha aku berhasil menghadapinya, aku lulus. Setelah lulus aku mulai bingung untuk memilih SMA yang akan dipilih selanjutnya, setelah memilih-milih akhirnya aku memantapkan pilihanku untuk melanjutkan bersekolah di SMAN 8 Bandung, dan alhamdulillah aku keterima untuk sekolah disitu.

SMAN 8 Bandung merupakan salah satu SMA yang favorit di Bandung. Pada saat SMA aku mulai memakai motor untuk kendaraanku ke sekolah, meskipun pada saat kelas 1 aku belum memiliki SIM. Sebenarnya pada saat SMA banyak sekali teman-teman SMP ku yang masuk ke SMA 8, tapi aku juga menemukan teman-teman yang baru disini. Setelah setengah semester berjalan, aku membuat SIM dengan cara menembak, karena umurku belum cukup pada saat itu. Pelajaran di SMA makin sulit, tapi aku tetap semangat untuk belajar dengan teman temanku, tentu diselingi dengan bermain. 3 tahun berlalu, UN kembali menghampiri, aku melaksanaknnya dengan cukup baik meskipun hasil tidak memuaskan, tapi aku lulus. Akhirnya aku melanjutkan pendidikan dengan cara kuliah di Universitas Telkom jurusan MBTI, sampai saat ini aku masih mengejar gelar sarjanaku yang nantinya akan menempel dinama belakangku.