Rizkya Putri_MB-38-02

E-Commerce merupakan sebuah penggunaan internet dan web untuk melakukan transaksi bisnis. e-commerce sangat mempermudah transaksi komersial antar individu dengan organisasi begitupun sebaliknya antar organisasi dengan individu.

Terdapat 7 fitur unik didalam E-Commerce, yaitu:

  1. Ubiquity : teknologi internet terdapat dimana-mana dan diakses dimanapun dan kapanpun.
  2. Global Reach : teknologi luas mencapai keseluruhan dunia tanpa terganggu batas batas.
  3. Universal Standards : dapat digunakan diperangkat yang berbeda karena satu standar yaitu internet
  4. Richness : mendukung konten video, audio, pesan teks bahkan secara bersamaan
  5. Interactivity : teknologi bekerja melalui interaksi dengan pengguna
  6. Information Density : teknologi informasi dapat mengurangi biaya operasional
  7. Personalization : memungkinkan pesan pribadi disampaikan kepada individu atau kelompok bahkan sebaliknya

    output : meningkatkan kreatifitas dan peluang dalam dunia e-commerce. selain itu saya dapat mengimplementasikan teori-teorinya yang sudah saya pelajari dalam dunia bisnis yang akan saya jalani kedepannya.

Balqis Zulfa Azizah MB38-02

Pengertian E-Commerce
E-Commerce merupakan penggunaan Internet dan Web dalam melakukan transaksi bisnis dan E-commerce secara digital mampu mempermudah transaksi komersial antar organisasi dan antara organisasi dengan individu.

Perbedaan E-Commerce dan E-Business
E-Commerce menggambarkan proses pembelian, penjualan, pemindahan, pelayanan atau pertukaran produk, jasa atau informasi melalui jaringan komputer termasuk juga Internet.
E-Business berkenaan dengan E-Commerce yang lebih luas lagi definisinya yaitu tidak hanya sekedar pembelian dan penjualan barang dan jasa namun juga pelayanan pelanggan, kerjasama antar business partner, pengadaan e-learning dan pengadaan transaksi elektronik antar suatu organisasi.

Fitur-fitur E-Commerce:
1. Ubiquity
2. Global reach
3. Universal standards
4. Richness
5. Interactivity
6. Information density
7. Personalization
8. Social technology

Tipe E-Commerce
1. Business-to-Business (B2B)
2. Business-to-Consumer (B2C)
3. Consumer-to-Consumer (C2C)
4. Peer-to-Peer (P2P)
5. Mobile Commerce (M-Commerce)

Harapan :
Mendapatkan ilmu yang bermanfaat untuk membuat dan mengembangkan bisnis online

Suci Trisno Putri_MBTI-02

  1. E-commerce merupakan lingkungan digital yang memungkinkan transaksi commersial terjadi.

  2. Jenis e-commerce :
    Business to customer E-commerce
    Business to business E-commerce
    Customer to customer E-commerce

Ada 8 fitur unik dari E-commerce yaitu:
-Ubiquity
-Global Reach
-Universal Standart
-Richness
-Interactivity
-Information Density
-Customization
-Social Technology

Dalam mempelajari materi ini saya mengharapkan agar mengerti tentang dunia e-commerce. Lalu mengerti tentang alat (tools) yang di gunakan seperti web atau sosial media sebagai media promosi yang lebih mendalam. Sehingga dapat menggunakan e-commerce dengan baik dan mendapatkan benefit yang besar dari e-commerce itu sendiri.

Faris Dwi Muntashir_MB-38-02

Rangkuman Chapter 1.

E-commerce adalah sebagai proses pembelian dan penjualan produk, jasa dan informasi yang dilakukan secara elektronik dengan memanfaatkan jaringan komputer. Salah satu jaringan yang digunakan adalah internet.

Ada 8 fitur e-commerce
1. Ubiquity
2. Global reach
3. Universal standar
4. Richness
5. Interaktivitas
6. Personalia Tionghoa
7. Information destiny
8. Sosial technology

Harapan
Setelah membaca ini saya berharap lebih mengerti apa itu e commerce dan berharap mendapatkan nilai yang maksimal setelah mengerti

ABRAR FAJAR R _1401154186_39-04_

tugas abrar.docx

23 August, 2017 10:40

Dhimas abiamja mb 38 02

8 keunikan fitur E ecommerce -Ubiquity
-Global Reach
-Universal Standart
-Richness
-Interactivity
-Information Density
-Customization
-Social Technology

5 tipe E-commerce
Business to customer E-commerce
Business to business E-commerce
Customer to customer E-commerce
Social E-commerce
Mobile E-commerce
Local E-commerce

Saya berharap dengan mempelajari e commerce dapat mengerti dan mepraktekan untuk bisnis saya kedepannya agar bisa mengurangi beban biaya yang biasanya dirasakan oleh marketplace

MUHAMMAD MARUF MUTTAQIEN_1401140391

Rangkuman Chapter 1

E-commerce mulai berkembang di tahun 2003 dan pada buku membahas perusahaan media sosial melakukan kegiatan pemasaran.
Dan e-commerce menggunakan internet web dan aplikasi untuk transaksi bisnis yang memudahkan transaksi komersil.

HOPE / HARAPAN.

Setelah mengikuti sesi pertama mata kuliah ini saya harap kedepannya dapat banyak mengambil banyak ilmu tentang Ecommerce dan dapat mengaplikasikan ke bisnis yang sedang saya jalankan. Amin

tugas rangkuman e-comm bab 1

tugas abrar.docx

FIKRUL IRSYAD 1401140349 MB 38-08

Review Chapter 1:

• E-commerce melibatkan transaksi komersial yang memungkinkan secara digital antara organisasi dan individu.

• E-business mengacu terutama pada digital yang memungkinkan transaksi dan proses dalam perusahaan yang melibatkan sistem informasi yang berada di bawah kendali perusahaan.

Ada delapan fitur teknologi e-commerce:

•Ubiquity

•Global Reach

•Universal Standart

•Richness

•Interactivy

•Information Destiny

•Personalization

•Sosial Technology

Ada lima jenis utama e-commerce:

• B2C e-commerce melibatkan bisnis yang menjual ke konsumen dan merupakan jenis e-commerce yang kebanyakan konsumen hadapi.

• B2B e-commerce melibatkan bisnis yang menjual ke bisnis lain dan merupakan yang terbesar bentuk e-commerce

• C2C e-commerce adalah sarana bagi konsumen untuk saling menjual. Dalam C2C ​​e-commerce sebagai barang konsumen menyiapkan produk untuk pasar, menempatkan produk untuk dilelang atau dijual, dan bergantung pada pembuat pasar untuk menyediakan katalog, mesin pencari, dan kemampuan kliring transaksi sehingga produk dapat dengan mudah ditemukan, ditemukan, dan dibayar. .

• E-commerce sosial adalah e-commerce yang dimungkinkan oleh jejaring sosial dan hubungan sosial online.

• M-commerce melibatkan penggunaan perangkat digital nirkabel untuk memungkinkan transaksi online.

• E-commerce lokal adalah bentuk e-commerce yang berfokus untuk melibatkan konsumen berdasarkan lokasi geografisnya saat ini.

Faktor-faktor yang akan menentukan masa depan e-commerce adalah sebagai berikut:

• Teknologi e-commerce (Internet, Web, dan platform mobile) akan terus berkembang melalui semua aktivitas komersial dengan pendapatan keseluruhan dari e-commerce dan jumlah produk dan layanan terjual habis.

• Perusahaan Fortune 500 yang sukses dan berpengalaman akan terus berlanjut

untuk memainkan peran yang dominan.

• Jumlah perusahaan online murni yang sukses akan terus menurun dan

perusahaan e-commerce yang paling sukses akan mengadopsi saluran multi terpadu.

• Peraturan Internet dan e-commerce oleh pemerintah akan tumbuh baik di

Amerika Serikat dan seluruh dunia.

Tema utama yang mendasari studi e-commerce. E-commerce melibatkan tiga tema yang saling terkait:

• Teknologi-Untuk memahami e-commerce, memerlukan pemahaman dasar tentang

teknologi informasi yang digunakannya, termasuk platform Internet, Web, dan mobile, dan sejumlah teknologi pelengkap komputasi, komputer pribadi, smartphone, komputer tablet, jaringan area lokal, komputasi client / server, paket- Komunikasi yang diaktifkan, protokol seperti TCP / IP, server Web, HTML, dan database relasional dan non-relasional, antara lain:

• Business-While technology menyediakan infrastruktur, ini adalah aplikasi bisnis potensi pengembalian investasi yang luar biasa yang menciptakan minat dan kegembiraan dalam e-commerce. Oleh karena itu, perlu memahami beberapa konsep bisnis utama seperti pasar elektronik, barang informasi, model bisnis, rantai nilai perusahaan dan industri, struktur industri, dan perilaku konsumen di pasar digital. Masyarakat memahami tekanan bahwa tempat e-commerce global pada masyarakat penting untuk sukses di pasar e-commerce. Masalah masyarakat utama adalah kekayaan intelektual, privasi individu, dan kebijakan publik.

Identifikasi disiplin akademis utama yang berkontribusi pada e-commerce.

Ada dua pendekatan utama untuk e-commerce: teknis dan perilaku. Masing-masing pendekatan ini diwakili oleh beberapa disiplin akademis. Di sisi teknis:

• Ilmuwan komputer tertarik pada e-commerce sebagai aplikasi Internet

teknologi.

• Ilmuwan manajemen terutama tertarik untuk membangun mod matematika

proses bisnis dan mengoptimalkannya untuk belajar bagaimana bisnis bisa melakukannya manfaatkan Internet untuk memperbaiki operasi bisnis mereka.

• Sistem informasi profesional tertarik pada e-commerce karena untuk rantai nilai perusahaan dan industri.

• Para ekonom berfokus pada perilaku konsumen online dan fitur dari

pasar elektronik digital.

Dari sisi perilaku:

• Sosiolog telah berfokus pada studi tentang penggunaan Internet, peran ketidaksetaraan sosial dalam mengurangi manfaat Internet, dan penggunaan Web sebagai alat komunikasi pribadi dan kelompok.

• Sarjana keuangan dan akuntansi berfokus pada penilaian perusahaan e-commerce dan praktik akuntansi.

• Sarjana manajemen telah berfokus pada perilaku kewirausahaan dan tantangan yang dihadapi oleh perusahaan muda yang diminta untuk mengembangkan struktur organisasi dalam rentang waktu yang singkat.

• Sarjana pemasaran memusatkan perhatian pada respons konsumen terhadap kampanye pemasaran dan periklanan online, dan kemampuan perusahaan untuk merek, segmen pasar, target pemirsa, dan produk posisi untuk mencapai tingkat pengembalian investasi yang lebih tinggi.

Tujuan mempelajari E-Commerce adalah untuk menjual suatu produk ataupun jasa kita tidak perlu membutuhkan toko atau kantor besar seperti yang dilakukan oleh bisnis manual sebagai tempat usaha, tapi cukup dengan memanfaatkan internet maka kita bisa saja berjualan hanya dari rumah saja dengan calon konsumen yang tidak terbatas, dengan kata lain konsumen anda bisa saja mencakup keseluruh negara.

Dari segi komunikasi tentu juga akan sangat menguntungkan karena antara konsumen dan produsen dapat dengan mudah melakukan komunikasi secara online dari internet. Baik dari segi pemasaran barang tentu akan lebih menguntungkan jika dilakukan secara online, disamping anda tidak perlu membayar biaya promosi yang banyak seperti promosi manual, tapi dengan layanan internet anda bisa saja melakukan promosi produk ana ke seluruh dunia hanya dengan menggunakan internet yang tentunya biayanya sangat murah.

Sent from Yahoo Mail for iPhone

NOVAYA SHEILA_1401144416_MB-38-02

Saat ini perdagangan barang dan jasa banyak yang menggunakan sistem e-commerce atau penjualan secara elektronik dikarenakan manfaat yang diperolehnya dibanding berjualan secara konvensional. Berjualan secara elektronik membuat barang yang diproduksi suatu perusahaan lebih mudah dipromosikan kepada masyarakat dan mempermudah masyarakat untuk mengakses dan memperoleh barang dan jasa yang dibutuhkan.
Bab kesepuluh dari buku Laudon ini menjelaskan tentang pemasaran barang secara e-commerce serta manfaatnya dalam berbagai bidang usaha.
1. E-Commerce dan Internet.
E-commerce adalah lingkungan digital yang memungkinkan transaksi komersial terjadi diantara banyak organisasi dan individu. Pada umumnya, e-commerce berarti transaksi yang terjadi dalam internet dan web. Transaksi komersial melibatkan pertukaran nilai (misalnya uang) melintasi batas-batas organisasi atau individu sebagai imbalan atas barang dan jasa. E-commerce dimulai pada tahun 1995 ketika salah satu portal internet yang pertama, Netscape.com, menerima iklan pertama dari perusahaan-perusahaan besar dan mempopulerkan ide bahwa web dapat digunakan sebagai medium baru untuk beriklan dan berjualan.
Mengapa e-commerce bertumbuh pesat? Jawabannya ada pada sifat unik internet dan web. Penjelasan sederhananya, internet dan teknologi e-commerce jauh lebih kaya dan canggih daripada revolusi teknologi yang sebelumnya. Adapun yang menjadi kelebihan dari e-commerce adalah sebagai berikut.
– Ada dimana-mana : E-commerce ada dimana-mana berarti e-commerce memang terdapat dimana saja dan kapan saja. E-commerce memungkinkan kita berbelanja dari komputer pribadi, dirumah, ditempat kerja atau bahkan dari kendaraan, dengan menggunakan mobile e-commerce. Hasilnya disebut dengan ruang pasar (marketspace) – pasar yang diperluas melintasi batas-batas tradisional dan bukan lagi dari sebuah lokasi geografis yang sifatnya sementara.
– Jangkauan global : teknologi e-commerce memungkinkan transaksi komersial melintasi batas-batas budaya dan negara dengan kenyamanan yang lebih tinggi dan biaya yang lebih efektif daripada dari suatu sistem perdagangan yang tradisional. Akibatnya, ukuran pasar potensial untuk pedagang e-commerce secara kasar sama dengan ukuran populasi online dunia.
– Standar universal : standar teknik universal dari internet dan e-commerce berpengaruh besar terhadap rendahnya biaya masuk pasar – biaya yg harus dikeluarkan oleh standar universal mengurangi biaya pencarian – usaha yang dibutuhkan untuk mendapatkan barang sesuai dengan keinginan mereka.
– Kaya manfaat : dalam hal informasi, istilah kaya manfaat merujuk pada kompleksitas dan isi dari suatu pesan.
– Interaktif : interaktivitas memungkinkan seorang penjual online terlibat dengan pelanggan dengan cara yang sama seperti aktivitas tatap muka, tetapi dengan skala yang lebih besar dan global.
– Kepadatan informasi : kepadatan informasi – jumlah keseluruhan dan kualitas informasi yang tersedia untuk semua peserta, pelanggan dan penjual dipasar.
– Personalisasi/penyesuaian : personalisasi adalah pedagang dapat mengarahkan pesan pemasarannya pada orang-orang tertentu dengan menyesuaikan pesannya sesuai nama, alamat,minat, dan pembelian orang dimasa lalu. Penyesuaian adalah mengubah barang atau jasa yang dijual sesuai dengan preferensi pengguna atau perilaku yang ia tunjukkan sebelumnya.
Konsep utama dalam e-commerce adalah : pasar digital dan barang digital.
Internet sangat mengurangi biaya untuk mendapatkan dan mendistribusikan informasi, dan menciptakan sebuah pasar digital dimana jutaan orang dapat bertukar jumlah besar informasi secara langsung, cepat, dan gratis. Sebagai hasilnya, internet telah mengubah cara perusahaan menjalankan kegiatan bisnisnya.
Pasar digital sangat fleksibel dan efisien karena beroperasi dengan biaya pencarian dan transaksi yang sangat kecil, menu cost (biaya menu, biaya penjual akibat perubahan harga) yang lebih rendah, diskriminasi harga, dan kemampuan untuk mengubah harga dengan dinamis yang disesuaikan dengan kondisi pasar. Dalam penentuan harga dinamis harga dari sebuah barang bergantung pada sebuah karakteristik permintaan dari konsumen atau situasi pasokan dari penjual.
Barang digital adalah barang yang dapat dikirimkan melalui jaringan digital. Pada umumnya, untuk barang digital, biaya marginal untuk menghasilkan satu unit tambahan nyaris tidak ada. Tetapi biaya untuk menghasilkan unit asli yang pertama ternyata cukup tinggi.
2. Komunikasi dan Komunitas
Internet telah menciptakan banyak sekali komunitas online dimana orang-orang dengan minat sama dapat saling bertukar ide daribanyak lokasi yang berbeda. Sumber pendapatan pertama dari komunitas ini adalah penyediaan sarana untuk klien perusahaan untuk membidik pelanggannya, termasuk penempatan iklan banner dan iklan pop-up disitus web. Iklan banner adalah tampilan grafis disebuah halaman web perusahaan pengiklan, jadi ketika seseorang mengklik banner tersebut, ia secara otomatis akan pindah ke halaman web yang lebih banyak mengandung informasi tentang perusahaan pengiklannya.
3. Jenis E-Commerce.
Ada banyak cara untuk mengklasifikasikan transaksi e-commerce. Tiga kategori utama dari e-commerce adalah bisnis ke konsumen, bisnis ke bisnis, dan konsumen ke konsumen.
A. E-commerce bisnis ke konsumen – melibatkan penjualan produk dan layanan secara eceran kepada pembeli perorangan.
B. E-commerce bisnis ke bisnis – melibatkan penjualan produk dan layanan antar perusahaan.
C. E-commerce konsumen ke konsumen – melibatkan konsumen yang menjual secara langsung ke konsumen.
4. Mencapai Kedekatan dengan Pelanggan : Pemasaran Interaktif, Personalisasi, dan Swalayan.
Pemasaran interaktif dan personalisasi.
Alat penelusuran clickstream mengumpulkan data tentang aktivitas pelanggan di situs-situs web dan mencatat data tersebut.
A. Blog
Muncul sebagai alat pemasaran berbasis web lainnya yang menjanjikan. Blog istilah weblog adalah halaman web pribadi yang biasanya berisi catatan urut secara kronologis oleh penulisnya dan dihubungkan ke halaman-halaman web yang berkaitan.
B. Layanan Pribadi Pelanggan
Banyak perusahaan menggunakan situs web dan email untuk menjawab pertanyaan dari pelanggan untuk memberikan informasi barang kepada pelanggan, mengurangi kebutuhan tenaga yang ahli menangani pelayanan bagi pelanggan.
5. E-Commerce Bisnis ke Bisnis : Efisiensi dan Hubungan Baru.
Sekitar 80 persen dari e-commerce B2B masih didasarkan pada sistem berbayar untuk pertukaran data elektronik yang memungkinkan pertukaran informasi komputer antara dua organisasi dari transaksi standar, seperti penagihan, surat jalan, penjadwalan, atau pesanan pembelian.
A. Pertukaran Data Elektronik (EDI).
Perusahaan menggunakan EDI untuk mengotomatisasi transaksi untuk e-commerce B2B dengan pengisian persediaan secara kontinu. Pemasok dapat otomatis mengirimkan data tentang pengiriman kepada perusahaan pembeli. Perusahaan pembeli dapat menggunakan EDI untuk menyediakan kebutuhan produksi dan persediaan dan pembayaran kepada pemasok.
B. Jaringan Industri Swasta.
Jaringan industri swasta, juga dikenal sebagai pertukaran swasta, menghubungkan perusahaan ke pemasok, dan mitra bisnis penting lainnya untuk manajemen rantai pasokan dan aktivitas perdagangan kolaboratif lainnya secara lebih efisien.
C. Ruang Pasar Internet.
Ruang pasar internet adalah ruang pasar online dimana banyak pembeli dapat berinteraksi dengan banyak penjual. Pertukaran adalah ruang pasar internet yang secara independen dimiliki oleh pihak ketiga, yang menghubungkan ribuan pemasok dan pembeli untuk aktivitas pembelian di tempat.
D. Sistem Pembayaran E-Commerce.
Sistem pembayaran e-commerce pada dasarnya bersifat elektronik, artinya pembeli membayar sejumlah uang kepada penjual melalui uang elektronik yang bisa berupa kartu kredit, transfer uang, dan sebagainya.
Jenis-jenis sistem pembayaran elektronik diantaranya :
– Sistem pembayaran kartu kredit digital.
– Sistem pembayaran mikro.
– Sistem pembayaran digital dengan saldo terakumulasi.
– Sistem pembayaran nilai tersimpan.
– Sistem pembayaran rekan ke rekan.